Lampiran 8 — Refleksi Qanaah, Zuhud, dan Ridha

Qanaah menata rasa cukup. Zuhud menata keterikatan. Ridha menata hubungan dengan ketetapan.

Qanaah

Merasa cukup tanpa berhenti bertumbuh.

Zuhud

Dunia di tangan, bukan di hati.

Ridha

Menerima ketetapan tanpa meninggalkan ikhtiar.

Evaluasi Qanaah

Saya mensyukuri apa yang ada tanpa terus membandingkan.
Saya mempunyai definisi cukup untuk kebutuhan hidup.
Saya dapat menunda keinginan tanpa merasa rendah.
Kenaikan pendapatan tidak otomatis menaikkan seluruh gaya hidup.
Keberhasilan orang lain tidak menghapus rasa syukur saya.
Saya tetap bertumbuh tanpa merasa diri selalu kurang.

Evaluasi Zuhud

Saya menikmati nikmat tanpa menjadikannya pusat identitas.
Saya mampu melepaskan barang, posisi, atau kewenangan.
Saya tidak terlalu membutuhkan pujian.
Kehilangan tidak membuat saya kehilangan arah.
Saya memberi ruang kepada orang lain untuk berkembang.
Saya mampu melakukan amal tersembunyi.

Evaluasi Ridha

Saya dapat mengakui kenyataan tanpa terus menyangkal.
Saya membedakan menerima ketetapan dan membenarkan kezaliman.
Saya tidak terus menghukum diri karena masa lalu yang diperbaiki.
Saya mampu berduka tanpa kehilangan hubungan kepada Allah.
Saya tetap berikhtiar setelah hasil tidak sesuai harapan.
Saya melepaskan pertanyaan yang tidak lagi menghasilkan tindakan.

Ringkasan

Qanaah0/30
Zuhud0/30
Ridha0/30

Nilai terendah menunjukkan area yang memerlukan perhatian lebih besar.

Refleksi Pribadi

Definisi Cukup

Rencana Melepaskan dan Menerima

Ya Allah, ajari kami merasa cukup tanpa berhenti bertumbuh. Letakkan dunia di tangan kami, tetapi jangan di pusat hati kami. Beri kami kekuatan menerima ketetapan tanpa meninggalkan ikhtiar.
Tersimpan